Site icon Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah

Selamatkan Generasi Melalui Peran Ayah di Rumah

Kehadiran sosok Ayah dan Bunda diperlukan anak-anak dalam proses pendidikan sepanjang masa terutama sejak mereka lahir hingga baligh. Utamanya peran ayah yang terkadang dipandang sebelah mata sebagai pemberi nafkah, padahal sejatinya memiliki peran yang tidak bisa digantikan. Sayangnya saat ini peran ibu lah yang paling banyak ditekankan dalam pengasuhan.

Tahukah ayah dan bunda tanpa peran ayah, anak-anak bisa tumbuh menjadi sangat agresif. Jika ia anak perempuan, ia cenderung manja dan nyaman dengan lelaki di luar rumah. Jika ia anak laki-laki, kadang ia pun nyaman dengan orientasi sesama laki-laki. Tanpa peran ayah, anak-anak kurang punya inisiatif, tidak berani mengambil risiko, pengendalian diri yang rendah, depresi, merundung atau menjadi korban perundungan, bisa menjadi makanannya sehari-hari. Tentu kita tidak ingin rentetan efek samping ini semakin lebar dengan ketiadaan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

Karena itu perlu kiranya kita (khususnya para ayah) menyadari kembali alasan keberadaan kita adalah sebagai hamba yang mengabdi kepada Allah Swt. Bukan sekedar menyembah-Nya namun dengan sebenar-benarnya menjalankan peran sebagai hamba. Ayah yang menyadari perannya ini akan betul-betul mempersiapkan diri, anak serta keluarganya dengan serius. Terutama anak adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak. Hadirnya mereka adalah titipan dari Allah ta’ala bukan milik orangtua sepenuhnya. Sehingga dalam proses mendidik, mengasuh dan membesarkan anak kita tidak bisa berbuat semaunya namun harus sesuai apa yang dikehendaki Sang Pencipta.

Duhai para ayah, mari kembali pada fitrah sebagai penanggung jawab pendidikan, man of vision and mission, dan menjadi teladan keshalihan. Agar kelak generasi yang kita bina dan persiapkan ini tumbuh menjadi generasi khairu ummah yang siap dan tangguh menghadapi aneka ragam tantangan zaman. Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’mannashir.