Sejak Usia Berapa Anak Perlu Dilatih untuk Berpuasa?

Dikutip dari laman Pediatrica Gadjah Mada, dari segi kesiapan dari segi kesehatan orangtua bisa mulai memperkenalkan puasa kepada anak saat memasuki usia empat tahun. Tentunya dengan cara bertahap.
Lalu bagaimana panduan yang diberikan oleh Islam terkait hal ini?
Ayah dan Bunda, rupanya para shahabat radhiyallahu anhum telah memberi contoh untuk mendidik anak-anak mereka hingga bisa berpuasa penuh sampai waktu berbuka.
“Dari Ar Rubayyi’ binti Mu’awwidz, ia berkata, “Nabi Saw pernah mengutus seseorang ke salah satu suku Anshar di pagi hari Asyura.” Beliau bersabda, “Siapa yang di pagi hari dalam keadaan tidak berpuasa, hendaklah ia berpuasa. Siapa yang di pagi harinya berpuasa, hendaklah berpuasa.” Ar Rubayyi’ mengatakan, “Kami berpuasa setelah itu. Lalu anak-anak kami pun turut berpuasa. Kami sengaja membuatkan mereka mainan dari bulu. Jika salah seorang dari mereka menangis, merengek-rengek minta makan, kami memberi mainan padanya. Akhirnya pun mereka bisa turut berpuasa hingga waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1960 dan Muslim no. 1136)
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Hadis di atas menunjukkan perintah untuk melatih anak dalam melakukan ketaatan dan mendidik mereka untuk beribadah. Akan tetapi, mereka tetap masih belum terbebani syariat atau belum mukallaf. Sedangkan Al Qadhi mengatakan bahwa telah terdapat riwayat dari Urwah, ketika telah mampu puasa, anak sudah wajib puasa. Namun pernyataan tersebut jelas keliru karena bertentangan dengan hadis shahih yang menyatakan, “Pena diangkat dari tiga orang (di antaranya), dari anak kecil hingga ia ihtilam (baligh).” (Syarh Shahih Muslim, 8: 15)
Tips lain yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk mengajarkan puasa adalah mengajak anak makan sahur bersama keluarga agar memiliki energi untuk berpuasa. Usahakan makan menu sahur yang mengandung lemak dan tambahan susu sebagai tambahan nutrisinya. Jika mereka sudah mau berpuasa, maka berilah penghargaan apalagi jika sudah berhasil berpuasa satu hari penuh. Penghargaan tidak selalu berupa uang saku tapi bisa juga dengan memberikan menu spesial kesukaan anak saat berbuka. Tips terakhir, berbuka puasa dipilih dengan yang manis-manis karena bisa mengembalikan energi pada anak, semisal dengan kurma dan teh manis hangat. Tentunya dengan tetap diiringi motivasi melakukan puasa sebagai bentuk cinta kita terhadap Allh Swt yang telah menciptakan dan menyayangi kita.
Alhamdulillah siswa dan siswi di STP Khoiru Ummah telah dibiasakan untuk melakukan puasa sunnah. Dimulai dari belajar puasa setengah hari dan berbuka ketika adzan dzuhur lalu dilanjutkan berpuasa kembali sampai maghrib. Hingga InsyaAllah saat usianya mumayyiz dan memasuki usia 10 tahun anak-anak siap untuk berpuasa sehari penuh. Sehingga kelak puasa di bulan Ramadhan insya Allah akan dijalani dengan cukup mudah karena sudah terbiasa. Yuk Ayah dan Bunda, kita latih ananda untuk siap berpuasa!