Puasaku Adalah Perisaiku

Ananda shalih dan shalihah, apakah antum pernah melihat perisai? Perisai adalah alat yang digunakan untuk melindungi diri dari serangan. Biasa digunakan oleh prajurit yang bertempur di medan perang. Wow, sungguh menakjubkan ya?
Tahukah antum ananda shalih dan shalihah, perisai rupanya pernah juga disebutkan dalam sebuah hadis Nabi Saw yang bersabda,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
“Puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah, ‘Aku sedang berpuasa” (H.R. Bukhari dan Muslim).
Namun, mengapa puasa disebut sebagai perisai (جُنَّة) oleh Nabi Saw?
Rupanya maksud dari puasa sebagai (جُنَّة) atau perisai adalah puasa akan menjadi pelindung yang akan melindungi bagi pelakunya di dunia maupun di akhirat. Pelindung di dunia artinya akan menjadi pelindung yang akan menghalanginya untuk mengikuti godaan syahwat yang terlarang di saat puasa. Adapun pelindung di akhirat maka puasa akan menjadi perisai dari api neraka, yang akan melindungi dan menghalangi dirinya dari api neraka pada hari kiamat.
Dalam sebuah hadis qudsi disebutkan,
قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِه
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman, puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya” (H.R. Ahmad).
Maasya Allah, ayo ananda shalih dan shalihah kita laksanakan puasa kita dengan sempurn agar menjadi perisai kita di dunia dan di akhirat kelak!