Pentingnya Matematika dalam Kehidupan

Banyak orang yang tidak suka pelajaran matematika dengan alasan yang beragam, mulai dari sulit, bingung, sampai takut menghadapi soal-soal berupa deretan angka. Namun betulkah matematika menakutkan hingga banyak yang tidak suka? Yuk kita cari tahu!

Dalam Islam, matematika dikenal sebagai ulum riyadhiyah/ilmu matematika. Tahukah ananda shalih dan shalihah, rupanya ilmu matematika ini memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah intelektual islam, bahkan karena itu matematika menjadi ilmu pengetahuan yang menjadi dasar atau pondasi bagi bidang studi lain.

Bukti dari pentingnya mempelajari matematika dalam kehidupan dan sejarah peradaban Islam, antara lain: trigonometri matematika digunakan sebagai ilmu dasar dalam penentuan arah kiblat, penentuan awal-akhir waktu shalat, hingga penentuan kalender hijriyyah. Trigonometri matematika sebelumnya sering dianggap sebagai materi yang sangat sulit dan tidak ada manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal faktanya trigonometri memiliki peran yang sangat besar dalam peradaban Islam.

Dalam sejarah tercatat banyak nama matematikawan muslim yang memiliki jasa besar dalam bidang matematika. Sebut saja al Khawarizmi bapal aljabar, al Kindi, al Karaji, al Battani bapak trigonometri, al Biruni, Umar Khayam, al Qalasadi, hingga Ibnu Sina yang dikenal dengan nama Avicenna oleh peradaban barat. Maasya Allah!

Ananda shalih dan shalihah, belajar matematika juga melatih kita menjadi lebih cermat, teliti, berfikir sistematis, rasional, logis, hingga sabar. Poin terakhir yaitu sabar karena belajar matematika melatih kita untuk tidak mudah menyerah ketika menyelesaikan persoalan matematika dengan cara penyelesaian yang panjang dan rumit.

Maasya Allah luar biasa manfaat belajar matematika dalam kehidupan kita ya ananda shalih dan shalihah? Karena itu, yuk semakin semangat untuk belajar matematika! Insya Allah hasilnya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan ummat Islam ke depan.