Masuk Surga Bersama Keluarga
Khoiruummah.id — Imam Al-Qurthubi (w. 671 H) menukil perkataan Sa’id bin Jubair:
يَدْخُلُ الرَّجُلُ الْجَنَّةَ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ أَيْنَ أَبِي وَجَدِّي وَأُمِّي؟ وَأَيْنَ وَلَدِي وَوَلَدُ وَلَدِي؟ وَأَيْنَ زَوْجَاتِي؟ فَيُقَالُ إِنَّهُمْ لَمْ يَعْمَلُوا كَعَمَلِكَ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ كُنْتُ أَعْمَلُ لِي وَلَهُمْ، فَيُقَالُ أَدْخِلُوهُمُ الْجَنَّةَ
“Seorang lelaki masuk surga, lalu dia berkata: ‘wahai Tuhan, mana ayahku, kakekku, dan ibuku? Mana anakku, mana istri-istriku?’ Lalu dikatakan kepadanya: ‘mereka tidak beramal seperti amalmu’. Maka lelaki tersebut berkata: ‘wahai Tuhan, aku beramal untukku dan untuk mereka’, maka dikatakan: ‘masukkan mereka semuanya kedalam surga’.” (Al-Jâmi’ Li Ahkâm Al-Qur’ân, Juz 15, hlm. 296)[1]
Dari Ibnu ‘Abbas diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَرْفَعُ ذُرِّيَّةَ الْمُؤْمِنِ مَعَهُ فِي دَرَجَتِهِ فِي الْجَنَّةِ وَإِنْ كَانَ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ لِتَقَرَّ بِهِمْ عَيْنُهُ
“Sesungguhnya Allah ‘Azza Wa Jalla betul-betul akan mengangkat dzuriyyat seorang mukmin sesuai dengan derajatnya di surga walaupun dzuriyat tadi tidak beramal seperti amalnya dalam rangka menyenangkan orang mukmin tersebut.” [2]
Hanya saja, semua itu akan didapatkan dengan memenuhi syaratnya, yakni mereka semua itu mati dalam keadaan beriman, sebagaimana kata Syaikh Isma’il Haqqi:
(أَلْحَقْنا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ) اى بشرط الايمان
“(Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka) yakni dengan syarat adanya iman.” [3](Rûh Al-Bayân, Juz 7, hlm. 10).
Oleh sebab itu, jika ingin membahagiakan orang tua, istri, anak dan cucu maka beramal shalih dan saling mensupport untuk meniti ketakwaan adalah satu-satunya jalan. Ketika seorang istri mensupport amal shalih suaminya, walaupun dia ‘hanya’ di rumah dan tidak beramal seperti suaminya, kelak dia akan merasakan derajat yang sama. Sungguh aneh jika support diberikan untuk bekerja keras mengumpulkan harta dalam rangka membangun rumah yang indah di dunia, namun lupa mensupport suaminya untuk membangunkan istana yang megah di surga. Sebaliknya, seorang suami juga hendaknya mensupport istrinya, anaknya dan dzuriyatnya untuk mencapai derajat yang lebih tinggi. Jika ternyata upaya istri dan anaknya lebih sukses di hadapan Allah, dia juga akan turut menikmatinya, in syaa Allah.
====================
Head Office :
Taman Khoiru Ummah
Jl. Raden Kan’an. No. 58. RT 04/05. Tanah Baru. Kota Bogor
====================
Fanspage : Khoiru Ummah Media
Instagram : @khoiruummah_official
Youtube : Khoiru Ummah Media
Twitter : @khoiruummah_id
Website : khoiruummah.id
