Keutamaan Makan Sahur di Bulan Ramdhan

Alhamdulillah selama Ramadhan sebulan ke depan ini kita bangun lebih awal untuk melaksanakan makan sahur. Meski begitu bangun dini hari menjelang subuh untuk makan bukan hal yang mudah, ya kan? Namun tahukah ananda shalih dan shalihah, ada rahasia besar di balik makan sahur lho. Yuk kita simak bersama!

Makan sahur di bulan Rmadhan termasuk amalan sunnah, hal ini disepakati oleh para ulama. Bahkan Imam Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Mulim menyatakan makan sahur memiliki keutamaan karena penuh dengan berkah.

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Anas bin Malik, Nabi Saw bersabda,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً
“Makan sahurlah kalian krena di dalam sahur ada keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Lalu apa itu berkah? Ziyaadatul khayr atau bertambahnya kebaikan berupa turunnya dan tetapnya kebaikan dari Allah pada sesuatu. Berkah juga bisa mendatangkan kebaikan dan pahala, bahkan bisa mendatangkan manfaat dunia dan akhirat.

Apa saja berkah yang bisa kita dapatkan di dalam sahur? Antara lain berikut ini:

1. Dengan makan sahur kondisi fisik kita akan lebih kuat dalam menjalani puasa. Beda halnya dengan orang yang tidak makan sahur. Imam Nawawi berkata, “Barokah makan sahur amat jelas yaitu semakin menguatkan dan menambah semangat orang yang berpuasa.” (Syarh Shahih Muslim, 7: 206).

2. Memenuhi perintah Rasulullah Saw sebagaimana diperintahkan dalam hadits di atas. Keutamaan mentaati beliau disebutkan dalam QS an Nisa ayat 80 dan al Ahzab ayat 71

3. Makan sahur adalah syi’ar Islam yang membedakan dengana ajaran Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani). Dari ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

“Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) adalah makan sahur.” (HR. Muslim).

4. Orang yang makan sahur mendapatkan shalawat dari Allah dan do’a dari para malaikat-Nya. Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi Saw bersabda,

السُّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

“Makan sahur adalah makan penuh berkah. Janganlah kalian meninggalkannya walau dengan seteguk air karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad)

5. Waktu makan sahur adalah waktu yang diberkahi. Karena ketika itu, Allah turun ke langit dunia. Dari Abu Hurairah, Nabi Saw bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Waktu sahur adalah waktu utama untuk beristighfar. Sebagaimana orang yang beristighfar saat itu dipuji oleh Allah dalam beberapa ayat,

وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

“Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur.”  (QS. Ali Imran: 17).

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar. ” (QS. Adz Dzariyat: 18).

Maasya Allah banyak sekali keberkahan yang bisa kita dapatkan dari makan sahur. Ananda shalih dan shalihah, yuk semangat santap sahurnya! InsyaAllah kta mendapatkan banyak kebaikan dan keberkahan darinya.