Site icon Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah

Diklat 1 Sekolah Dasar Khoiru Ummah Kota Semarang


Repostase Semarang-Senin 13/12/2021

Alhamdulillah, atas izin Allah Swt telah selesai diselenggarakan diklat 1 Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Kota Semarang tingkat dasar.

Diklat yang diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 11 dan 12 Desember 2021 ini bertempat di Gedung BP2KLK Jawa Tengah. Hadir sebagai pemateri yaitu ustazah Eko Pujiastuti dan ustazah Indra Lestari. Tema yang diusung pada diklat 1 ini adalah “Kualitas Pendidikan Generasi, Kunci Utama Mewujudkan Ummat Terbaik”.

Agenda Diklat 1 hari pertama dibuka dengan tampilan tahfizh surat Al Baqarah ayat 282-286 yang ditampilkan oleh ananda Muhammad Alib Arselan. Ananda Alib adalah siswa kelas 5 Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Semarang yang sudah menyelesaikan tahfizh juz 30, 29, 28 dan surat Al Baqarah dengan predikat mumtaz/sempurna. Setelah itu dilanjutkan dengan tampilan dari siswa dan siswi kelas 4 yang menampilkan kegiatan rutin setiap pagi di sekolah yaitu senam intifadho dan pembacaan asmaul husna.

Selanjutnya di hari kedua, diklat 1 Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Semarang diawali dengan tampilan tahfizh dari dua orang siswa kelas 1 yaitu ananda Muhammad Amirul Insan dan ananda Annisa Hanifah. Tahfizh surat Al A’la ditampilkan oleh ananda Muhammad Amirul Insan sedangkan tahfizh surat Asy-Syams ditampilkan oleh ananda Annisa Hanifah. Setelah tampilah tahfizh, dilanjutkan dengan tampilan micro teaching pelajaran tahsin (ghorib) oleh perwakilan ananda dari kelas 5 dan 6 yang dipandu oleh ustadzah Indra Lestari. Tak ketinggalan tampilan mahfudzot oleh ananda Muhammad Al Athif Muhibullah dan ananda Muhammad Yusuf Tamma dari kelas 6. Maasya Allah, luar biasa keberanian dan prestasinya.

Rangkaian agenda Diklat 1 ini selain dihadiri oleh para orang tua siswa dan pendidik juga dihadiri oleh masyarakat umum hingga beberapa pemuda serta pemudi calon pendidik generasi yang masih berusia muda dan belum berkeluarga. Meskipun pemaparan materi yang disampaikan oleh para pemateri sangat padat, tetapi peserta sangat antusias mengikutinya dari awal hingga akhir.

Pada akhir acara rangkaian Diklat 1, disampaikan respon yang sangat positif dari beberapa peserta diklat. Respon positif ini langsung disampaikan sebelum acara berakhir.

Menjelang berakhirnya agenda ini, seluruh peserta diklat sepakat bahwa kunci utama mewujudkan ummat terbaik adalah sinergi peran antara orangtua, sekolah dan masyarakat. Terlebih negara yang bertangungjawab memfasilitasi agar ketiga pilar tersebut dapat berperan secara optimal sesuai porsi masing-masing.

Tugas meningkatkan kualitas untuk menjadi pendidik terbaik bukan hanya tugas para ustaz dan ustazah, namun para orangtua dan peserta diklat 1 pun harus siap mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan. Pada sesi akhir, para peserta memanjatkan do’a yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan dan harap. Dengan ini berakhirlah rangkaian agenda diklat 1 Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Semarang.