Berlimpah Cinta di Rumah, Bermandi Kasih Sayang di Sekolah
Ayah dan Bunda, di zaman serba canggih dan akses informasi yang mudah ini kita dibanjiri dengan beragam informasi teori pengasuhan dan pendidikan anak. Beda halnya dengan orangtua dahulu yang mendidik dan mengasuh dengan pola warisan keluarga. Kini dengan mudah kita tinggal memilih mana yang sesuai dengan visi dan misi keluarga yang telah ditetapkan sebelumnya.
Namun Ayah dan Bunda, sehebat apapun teori dan metode yang diterapkan, nyatanya pendidikan tanpa kasih sayang tidak mungkin bisa berhasil. Justru yang akan terjadi adalah kegagalan dan penyesalan. Limpahan cinta dan kasih sayang ini idealnya tak hanya didapatkan di rumah saja namun juga di sekolah. Mendidik dan mengasuh tanpa kasih sayang ibarat hanya sebatas cipratan bukan siraman air yang tidak akan menumbuh suburkan tanaman.
Bagimanapun sebaik-baik metode mendidik dan mengasuh adalah apa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Dari beliau pula kita dapatkan teladan utuh sebagai seorang Ayah, pendidik, pemimpin dan pengemban risalah. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam kitab ar-Rasul al-Mu’allim wa Asalibuhu fii at-Ta’lim karya Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah.
Ayah dan Bunda serta para Ustadz dan Ustadzah, semoga Allah mampukan kita menjadi pendidik yang penuh cinta dan kasih sayang dalam mendidik anak-anak kita. Semoga Allah Swt menjadikan mereka kita sebagai penyejuk hati di dunia dan akhirat. Aamiin Allahumma Aamiin.
