Bahasa Indonesia, sebagai Pengantar Pemahaman


 
Dilansir dari berbagai sumber berita, pelajaran bahasa Indonesia disebut sebagai pelajaran tersulit dan kurang diminati. Bahkan konon dianggap sebagai pelajaran paling sulit. Benarkah hal ini?
 
Lalu, adakah manfaat mempelajari bahasa Indonesia?
 
Ananda shalih dan shalihah, bahasa adalah jembatan ilmu dan berfungsi sebagai alat komunikasi antar manusia. Khususnya bahasa Indonesia, ia dipelajari untuk menjembatani kita memperoleh ilmu di negeri ini. Bahkan Bahasa indonesia menempati urutan ke-11 sebagai bahasa terbanyak yang digunakan untuk berkomunikasi pada tahun 2021 dan pengguna bahasa Indonesia di dunia ada sebanyak 199 juta orang.(katadata.com-2021)
 
Bahasa Indonesia bukan hanya berperan sebagai alat komunikasi, namun memiliki peran penting dalam proses belajar yaitu menjadi sarana penghantar pemahaman materi belajar. Bahasa bisa meningkatkan level berfikir sesuai perkembangan usia siswa, selain itu bahasa bisa melatih siswa fokus dan berkonsentrasi tinggi. Bahasa juga berperan penting dalam proses mlejitkan kecerdasan akal anak melalui pengembangan kemampuan bahasa.
 
Di Khoiru Ummah target umum berbahasa adalah mampu menyampaikan kebenaran dengan bahasa yang berpengaruh
serta mampu mencerdaskan akal dan menyentuh jiwa. Adapun tahapan belajar bahasa Indonesia di Khoiru Ummah antara lain: mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Semua tahapan ini ditempuh untuk membangun kecerdasan akal dan kesholehan siswa dan siswi di Khoiru Ummah.
 
Insya Allah dengan merealisasikan target-target ini, bahasa Indonesia bisa menghantarkan pada pemahaman materi pelajaran lainnya.