Apa yang Lebih Baik Dari Ilmu?

Apa yang Lebih Baik Dari Ilmu?

Oleh : Arif Budiman, LC

Khoiruummah.id — Tidak ada sesuatu yang lebih mulia dari ilmu. Allah telah berfirman kepada Nabi-Nya:

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْآنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يُقْضَى إِلَيْكَ وَحْيُهُ وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan” (QS. Thaha: 114).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam membutuhkan tambahan ilmu. Hal ini menunjukkan keutamaan ilmu itu sendiri. Karena Allah tidak memerintahkan beliau untuk mengatakan “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku harta”, tidak pula untuk mengatakan “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku istri-istri”, tidak pula “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku anak-anak”. Bahkan Allah katakan:

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَى مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيهِ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَأَبْقَى

“Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami coba mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal” (QS. Thaha: 131).

Dalil-Dalil Lain Yang Menunjukkan Keutamaan Ilmu Syar’i

Kemudian, di antara dalil-dalil yang menunjukkan keutamaan ilmu adalah firman Allah Ta’ala berikut:

هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran” (QS. Az-Zumar: 9).

Tentu saja jawabannya dapat kita fahami, yaitu; tidak sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Tetapi mengapa Allah Ta’ala menyebutkannya dalam konteks pertanyaan? Agar hal tersebut mengandung tantangan.

Yakni; coba datangkan seorang saja yang mengatakan bahwa sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Tentunya tidak akan didapatkan orang (normal) yang mengatakan demikian. Karena memang tidak mungkin sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui.

Sumber : gurumuslimahinspiratif/tele

====================

Head Office :

Taman Khoiru Ummah

Jl. Raden Kan’an. No. 58. RT 04/05. Tanah Baru. Kota Bogor

====================

Fanspage : Khoiru Ummah Media
Instagram : @khoiruummah_official
Youtube : Khoiru Ummah Media
Twitter : @khoiruummah_id
Website : khoiruummah.id