Berjuang Bersama Mewujudkan Generasi Khoiru Ummah

Dunia saat ini diliputi kabut tebal beragam persoalan, dari mulai isu ekonomi, kesehatan, sosial hingga pendidikan. Sungguh kondisi kita sedang tidak baik-baik saja. Namun, akankah kita menyerah begitu saja? Pasrah mengikuti arah yang makin tak tentu? Tidak, tentu saja tidak!
Kita harus bangkit, karena generasi di belakang kita harus disiapkan dan dikuatkan agar mampu mengahadapi tantangan zaman dengan melakukan kebaikan. Tak lain hanya dengan bekal pendidikan berbasis Islam. Maka dari itu, kita harus berjuang bersama dalam kebaikan untuk membangun peradaban emas ke depan. Menyatukan langkah kaki, saling bergenggaman tangan hingga merangkul bahu agar tetap kuat untuk maju.
وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا۟ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَٰفًا خَافُوا۟ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS an NIsa ayat 9)
Banyak mutiara potensi kebaikan yang masih terserak tak beraturan yang harus disatukan. Mereka yang terserak harus dihimpun dalam kebaikan untuk mencetak generasi cemerlang di masa depan. Wujud dari kesungguhan ini adalah dengan berjuang bersama mewujudkan generasi Khairu Ummah.
Allah Swt berfirman,
وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS al Maidah ayat 2)
Bismillah, bersama kita kuatkan tekad dan berjuang bersama untuk mewujudkan generasi Khairu Ummah.