Generasi Kuat Tidak Lahir dari Kebiasaan Membebek

Ayah dan Bunda, beragam challenge viral di media sosial dan ramai diikuti oleh generasi muda. Mulai dari pass the brush, home couture, handstand, falling stars dan challenge viral lainnya. Tak jarang bukan sekedar viral namun menantang ajal seperti Benadryl Challenge yang sempat menghebohkan publik. Tantangan ini meminta orang untuk minum obat antihistamin dalam jumlah yang tidak masuk akal hingga mengalami halusinasi.

Ikut melakukan challenge adalah hal yang mengasyikkan bagi generasi muda, selain itu adalah ajang eksistensinya diakui oleh sesama. Namun sayangnya hal ini digemari dan dilakukan begitu saja oleh para generasi muda tanpa pikir panjang. Bahkan tidak sedikit yang menjadi korban dengan kerugian harta hingga nyawa.

Ayah dan Bunda, mari kita lihat bagaimana profil generasi muda terbaik yang dimiliki ummat Islam seperti Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awwam, Zaid bin Tsabit, Muadz bin Jabbal, Ibnu Abbas dan lainnya. Masa muda mereka dihabiskan untuk berjuang di jalan Allah bukan sekedar bersenang-senang menikmati masa mudanya. Jelas mereka adalah contoh generasi muda yang memiliki shabwah.

Belum lagi kisah para pemuda yang diabadikan di dalam Al Qur’an seperti Ibrahim yang berani menantang para penyembah berhala, para pemuda ashabul kahfi, Daud sang penentang Thalut si pemimpin zalim dan lainnya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw bersabda:
يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ شَابٍّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ
Rabbmu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shabwah (HR. Ahmad)

Shabwah yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran. Maasya Allah.

Ayah dan Bunda, tentu kita ingin agar generasi penerus menjadi generasi kuat yang tahan atas segala godaan viralnya tantangan. Satu-satunya cara agar mereka tidak tumbuh menjadi generasi pembebek yang asal ikut challenge viral adalah dengan menemukan misi hidupnya yang mulia dan mengerahkan segala kemampuannya untuk mewujudkan misi hidupnya tersebut.

Sebagai muslim, tentunya misi hidup generasi terbaik ummat ini adalah menjadi khalifah/pemimpin di muka bumi sebagaimana kisah para pemuda di dalam Al Qur’an dan para pemuda di sekeliling Nabi Saw. Mereka bukan terlahir dari rahim peradaban rapuh seperti saat ini namun para pemuda hebat ini lahir dari rahim peradaban Islam.

Seorang pemimpin harus mampu mengendalikan dirinya dengan segenap kemampuan yang dimilikinya. Sehingga mampu memberi pengaruh positif bagi lingkungannya. Fenomena kebiasaan membebek pada generasi muslim saat ini akan membahayakan masa depan Islam dan kaum muslim. Sebab akan semakin menjauhkan Islam dari kegemilangan peradaban manusia.

Ayah dan Bunda, mari kita siapkan, didik dan dampingi anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi kuat yang akan menjadi tumpuan ummat.