Mengenal Elraz bin Rajab

Al Qur’an bacaan dan amalanku adalah salah satu Al Biah Khoiru Ummah. Siswa, orang tua hingga guru berupaya untuk merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pendidikan berbasis akidah Islam. Begitupun dengan hafalan yang diupayakan sekuat tenaga agar bisa dihafal hingga mutqin serta diamalkan.

Namun di tengah perjalanannya tentu Ayah dan Bunda pernah merasa lelah mendampingi ananda murajaah hafalan? Segala upaya sudah dicoba tapi hasilnya masih sama? Lalu harus bagaimana lagi?

Alhamdulillah kali ini Ummu Muhammad Elraz Al Hafidz Hasya (Bunda Ella Nursolehah) akan berbagi tips dan triknya selama mendampingi ananda. Muhammad Elraz sendiri alhamdulillah sudah menghafal 16 juz secara mutqin dengan tambahan 3/4 juz ke 17. MaasyaAllah.

Semoga bermanfaat dan menambah semangat Ayah dan Bunda dalam mendampingi ananda di rumah.

Izinkan kami berbagi terkait pendampingan ananda Elraz di rumah sehingga saat ini, alhamdulillah bisa mencapai hafalan 16 juz mutqin.

Pola harian yang kami terapkan di rumah adalah murojaah bersama setiap ba’da subuh dan ba’da magrib. Alhamdulillah selama pandemi bisa didampingi murojaah bersama ayahnya juga, yang biasanya hanya bisa mendampingi saat weekend. Cara yang kami lakukan adalah muroja’ah per ayat secara bergantian dan diulang sebanyak 5-10x. Saat ada ayat yang Elrza lupa, kami menggarisbawahi ayat tersebut, sehingga ayat yang lupa ini dicoba berulang agar lebih mutqin.

Berhubung Elraz hafalannya banyak, jadi waktu ba’da ashar juga kami manfaatkan untuk murojaah, jika moodnya sedang baik bisa sampai 1 juz. Namun jika tidak, hanya 1/4 sampai dengan 1/2 juz saja. Yang penting ada waktu untuk murojaah untuk menjaga hafalannya yang lama. Murottal juga selalu dinyalakan saat kami di rumah, tapi dimatikan saat sedang muroja’ah.

Elraz juga sama seperti anak lainnya, masih punya jatah waktu untuk main. Sebelum pandemi biasanya Elraz akan main setelah shalat ashar dan maksimal jam 5 sore harus sudah pulang ke rumah. Sampai rumah setelah pulang bermain, Elraz terbiasa untuk dzikir sore. Di hari sabtu Elraz punya jatah main dari jam 8-9.30, sore pun kembali bermain seperti biasa. Namun memang, selama pandemi ini Elraz lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Dari mulai bermain lego, olahraga sepeda keliling komplek atay bermain bola bersama ayah.

Elraz juga senang membaca buku untuk mengisi me timenya. Kebetulan Elraz ini suka dengan buku-buku sejarah, tokoh-tokoh Islam, dan sains. Bukunya bukan hanya dibaca sekali, karena biasanya dibaca berulang kali. Untuk makanan favorit, sebagai pecinta pedas Elraz suka nasi goreng pedas, sambal kemangi, ayam dan ikan goreng serta sambal. Meskipun suka makanan pedas tapi porsi makan Elraz ini sedikit.

Abu Elraz sangat berperan dalam mendampingi Elraz. Kami orangtuanya bersama-sama mendampingi Elraz karena kami memiliki tujuan yang sama. Maka kami berjuang bersama, baik itu Ummu, Abu maupun berjuang bersama untuk menggapai tujuan yang sama.